Sebut Merek : Ganggu Atau Perlu

Kliping yang berkaitan dengan berita dunia buku dan literasi
User avatar
siti nuryanti
Posts: 40
Joined: Wed Jan 27, 2016 7:11 am
ID BBI: 1505308

Re: Sebut Merek : Ganggu Atau Perlu

Postby siti nuryanti » Sat Mar 19, 2016 9:16 am

aku juga terkadang sering menjumpai penulis yang begitu, untuk penggambaran karakter menyebut merk2 tertentu. Kalau menurutku memang ganggu sih, aku bukannya ngebayangin karakternya tetapi jadi barang yang diiklankan...kan gawat kalo tiba2 langsung mupeng :D
Member BBI 1505308
Blog : https://jendeladuniaku2015.wordpress.com/
Twitter :@NelyRyanti
IG : @yanti_chanel
FB: https://www.facebook.com/bilaramadhan
Goodreads:https://www.goodreads.com/user/show/40408635-yanti
User avatar
aprlboanarges
Penimbun Buku
Posts: 60
Joined: Tue Jan 26, 2016 10:20 pm
Location: JAKARTA
ID BBI: 1511330

Re: Sebut Merek : Ganggu Atau Perlu

Postby aprlboanarges » Sat Mar 19, 2016 11:50 am

Aku gak pernah suka baca kebanyakan merek dalam 1 buku. hmmm...
Menurutku sih ganggu. Ketolong kalau ceritanya juga bagus :p
Twitter: @aprlboanarges
Link Blog: duniakecilprili.blogspot.co.id
User avatar
azureveur
Posts: 3
Joined: Tue Jan 26, 2016 10:48 pm
Location: Bandung, Indonesia
ID BBI: 1409243

Re: Sebut Merek : Ganggu Atau Perlu

Postby azureveur » Tue Mar 22, 2016 8:17 am

Kalau menurut saya, merk terkadang perlu, untuk menyingkat pendeskripsian berlebih tentang sebuah benda. Seperti pada genre chicklit, dengan cerita yang seringnya memutar-mutar dan berisi gosip panjang lebar. Kalau semuanya dijabarkan dengan banyak kalimat ditambah dengan deskripsi benda yang mendetail, sebuah pendeskripsian menjadi tidak efektif.

Penyebutan merk pada sebuah cerita juga seringnya membuat saya penasaran, ingin mengulik kultur dan latar belakang penulisnya karena seringnya merk-merk benda yang disebutkan pasti berkenaan dengan ekstrinsik yang memengaruhi penulisnya.

Tapi, jika kadarnya sudah kelewat banyak, jelas penyebutan merk dari tentunya akan mengganggu. Seperti pada novel-novel Sitta Karina, pembaca jadi terlampau fokus pada merk ketimbang alur ceritanya.
triskaidekaman
Posts: 24
Joined: Mon Mar 07, 2016 8:42 pm
Location: Jakarta
ID BBI: 1603340

Re: Sebut Merek : Ganggu Atau Perlu

Postby triskaidekaman » Mon May 30, 2016 10:17 pm

Sebut merk --> langsung ingat 2 penulis:

1. Ika Natassa (yang penuh merk di mana2)
2. Donny Dhirgantoro di 5 cm (ini bukan merk sih, tapi penuh judul lagu dan nama band)

Untuk Mba Ika Natassa, awalnya saya merasa terganggu dengan cara dia menggambarkan orang elite Jakarta. Cuma entah bagaimana, saya tahan membaca novel Ika sampai 4 judul (tapi, sudah cukup. Saya tidak mau lanjut). Dalam membaca buku-bukunya Ika, saya berprinsip kalau saya bisa membaca cepat dan apabila dengan skimming saya bisa mengabaikan merk-merk yang muncul, berarti penyebutan merk itu bisa dibilang belum mengganggu buat saya.

Untuk Mas Donny, 5 cm termasuk satu dari sedikit buku yang saya taruh di shelf "berhenti-tengah-jalan" di Goodreads. Informasi ga karuan yang berseliweran itu kayanya cukup dalam melukai saya, haha. Buktinya, waktu membaca tulisan Dee soal merk, entah kenapa saya justru lebih dahulu ingat 5 cm, daripada ingat Divortiare (novel Ika Natassa yang saya baca pertama kali).

Intinya saya netral soal penyebutan merk, selama tidak "nyampah". Balik lagi, segala yang berlebihan pasti kurang baik, memang begitulah, untuk hal apapun.



P.S.: Maaf kalau ada yang butthurt karena saya menyebut salah satu Goodreads Favorite Book. Ini masalah selera.
BBI 1603340 | Twitter: @triskaidekaman
|
“I am a part of everything that I have read.” ― Theodore Roosevelt

Return to “Kliping Buku”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests